Selasa, 28 April 2015

PROPOSAL USAHA

PROPOSAL USAHA
PENJUALAN PAKAN BURUNG DAN IKAN
DIAJUKAN
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN
ATA 2014/2015
DISUSUN OLEH:
Nama          : Septi Ayu Windani
NPM           : 18613373

JURUSAN SASTRA INGGRIS, FAKULTAS SASTRA
UNIVERSITAS GUNADARMA
KARAWACI, TANGERANG
2015
PROPOSAL
TUGAS PROYEK SOFTSKILL MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN
ATA 2014/2015

NAMA UNIVERSITAS        : UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS                           : SASTRA
JURUSAN                              : SASTRA INGGRIS

JUDUL PROYEK                  : “TOKO SAHRUL”
PRODUK
“PAKAN BURUNG DAN IKAN”




Tangerang,      April 2015

Menyetujui
Dosen Penanggung Jawab                                                                       Mahasiswa



Rooshwan Budi Utomo                                                                      Septi Ayu Windani

Mengetahui



Rooshwan Budi Utomo


DAFTAR ISI
Cover...........................................................................................................................           i
Lembar Pengesahan....................................................................................................            ii
Daftar Isi.....................................................................................................................            iii
BAB I             PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang...................................................,...................      1
1.2.Visi dan Misi
a.       Visi....................................................................................            1
b.      Misi...................................................................................            1
1.3. Tujuan dan Manfaat.................................................,.............      1
a.       Tujuan...............................................................................            1
b.      Manfaat.............................................................................           1
BAB II            `           KEGIATAN USAHA
2.1. Modal.....................................................................................      2
2.2. Nama dan Alamat..................................................................      2
2.3.Pemasaran...............................................................................      2
BAB III          PERENCANAAN KEGIATAN
3.1. Alat dan Bahan.......................................................................     3
a.       Alat...................................................................................            3
b.      Bahan................................................................................           4
c.       Proses Produksi................................................................            4
3.2. Penghitungan Laba.................................................................     5
BAB IV          PENUTUP
4.1. Kesimpulan............................................................................      7
4.2. Saran......................................................................................      7
BAB I
PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
Saya mengangkat usaha pakan ikan dan burung ini karena ada beberapa faktor yaitu karena banyak orang yang memiliki kegemaran memelihara hewan tersebut, terutama untuk didaerah semi perkotaan atau perkampungan. Usaha penjualan pakan hewan ini pun tidaklah banyak atau sangat jarang. Tujuan dari usaha saya ini lebih di tekankan untuk memudahkan para pencinta hewan ternak memenuhi kebutuhan makanan hewan mereka.
Beberapa Produk yang Dijual


1.2.Visi dan Misi
a.       Visi
Menjadi toko usaha pakan burung dan ikan yang tangguh dan mejadi pilihan utama pelanggan.
b.      Misi
v  Beorientasi pada pemenuhan kebutuhan pasar.
v  Peduli terhadap kepentingan mahluk hidup lainnya dan lingkungannya.
v  Meningkatkan kecintaan kepada hewan peliharaan seperti burung dan ikan.
v  Menambah dan membentuk suatu komunitas pencinta hewan.
v  Membuat lingkungan yang asri dengan suara kicau burung dipagi hari.

1.3.Tujuan dan Manfaat
a.       Tujuan
1.      Proposal ini di buat untuk memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan
2.   Sebagai penilaian atas pemahaman dan prakteknya dari tugas mata kuliah kewirausahaan yang termasuk mata kuliah softskill.
3.      Inisiatif wirusaha sebagai pemilik usaha dalam membuka usaha
4.      Memajukan kehidupan masyarakat dan memperbaiki ekonomi masyarakat
5.      Menjadikan mahasiswa lebih kreatif dan inovatif tentang berwirausaha
6.      Melatih mahasiswa agar dapat berwirausaha dengan baik
7.      Menambah pengalaman dan pengetahuan tentang berwirausaha
8.      Berguna untuk melakukan kerjasama dengan pendiri usaha lain
9.      Dapat membuka lapangan kerja baru

b.      Manfaat
Proposal ini saya buat agar bermanfaat seperti untuk belajar mandiri untuk mengisi waktu luang saat kuliah, dapat juga bermanfaat untuk :
1.      Membantu wirausaha untuk mengembang kan usaha dan menguji strategi dan hasil yang di harapkan dari sudut pandang pihak lain (investor).
2.      Membantu wirausaha untuk berfikir kritis dan obyektif atas bidang usaha yang akan di jalankan.
3.      Sebagai alat komunikasi dalam memaparkan dan menyakinkan gagasan kepada pihak lain.
4.      Membantu meningkat kan keberhasilan para wirausaha.

BAB II
KEGIATAN USAHA
2.1.  Modal
Dalam proses usaha yang saya buat ini, saya membutuhkan modal awal untuk usaha sebesar Rp. 2.291.500,- yang telah saya dapatkan dari beberapa investor. Semoga modal yang saya dapatkan ini cukup untuk memenuhi kebutuhan usaha saya.
2.2.  Lokasi
Nama tempat usaha saya adalah “Toko Sahrul” yang berlokasi di alamat Kp. Cikoneng Ilir, RT 03/02, Kel. Gandasari, Kec. Jatiuwung, Kota Tangerang. Menurut saya tempat ini adalah tempat yang strategis karna tidak jauh dengan jalan, dan sangat mudah di temui dikarenakan orang-orang berlalu-lalang melewati depan toko.
2.3.  Pemasaram
Dalam kegiatan pemasaran produk yang kami perjualkan, saya memasang barang yang akan di jual di entalase berkaca bening, sehingga pembeli dapat mngetahui barang apa dan merek apa saja yang saya perjualkan. Sasaran saya untuk memperjualkan barang jualan kami adalah masyarakat yang berlalu-lalang di depan toko kami.
BAB III
PERENCANAAN KEGIATAN
3.1.  Alat-alat
1.        Entalase kaca
2.        Plastik keresek
3.        Barang yang akan dijual

3.2.  Rencana Kegiatan
Berikut ini adalah table rincian modal dan laba dari produk yang dijual “Toko Sahrul”:



Alat-alat          :
1.      Entalase kaca  : Rp 1.000.000,-
2.      Plastik Kresek : Rp 200.000,-
Total                : Rp 1.200.000,-
Total Biaya Produksi:
Total Alat-alat + Total Produk = Biaya Produksi
Rp 1.200.000,- + Rp 1.091.500,- =  Rp 2.291.500,-

BAB IV
PENUTUP
4.1.  Kesimpulan
Berwirausaha merupakan kegiatan yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melakukan sebuah usaha. Peluang kita dalam berusaha merupakan kemampuan pribadi sebagaimana kita memiliki sifat percaya diri, berani mengambil resiko, kepemimpinan, jujur dan tekun, dan selalu berusaha untuk berprestasi, dan unggul dalam memasarkan produknya.

4.2.  Kata Penutup
Demikian proposal ini dibuat, semoga dapat menjadi acuam dan bahan pertimbangan dalam mendirikan suatu usaha. Untuk itu kami mengharapkan dukungan serta peran semua pihak dalam pembentukan usaha ini. Terima kasih.

Senin, 20 April 2015

Summary The Secret Film (Ringkasan Film The Secret)

 Hasil ringkasan saya setelah menonton dan mencari informasi tentang film The Secret.


The Secret yang di produksi oleh Prime Time Production yang di rilis pada tahun 2006, merupakan film yang terdiri dari beberapa macam interview yang membahas tentang Hukum Tarik-Menarik. Film ini tidak seperti film lainnya yang di produksi dan tampilkan di bioskop atau channel tertentu, melainkan di produksi melalui piringan digital atau DVD dan melalui internet. The Secret ini pun di cetak menjadi buku dengan judul yang sama. The Secret terdiri dari 10 bab dari informasi saya dapatkan, tapi saya hanya dapat menjelaskan dan meringkas beberapa dari bab tersebut.
Pertama ada kilasan gambar dan ada beberapa narator yang menyampaikan atau menawarkan ungkapan apa yang kira-kira biasa kita inginkan, seperti:
                “Anda dapat memiliki, melakukan atau menjadi apa pun yang Anda inginkan.”
                “Kita dapat memiliki apapun. Saya tak peduli seberapa besar itu”
                “Anda ingin tinggal di rumah seperti apa?” “Ingin jadi jutawan?”

                “Ingin punya bisnis tertentu?” “Ingin lebih sukses?”

1.       Law Of Attraction (Hukum Ketertarikan)
            Di chapter ini menjelaskan bahwa:
“Tugas kita adalah pada pikiran tentang keinginan kita dan membuat jelas dipikiran kita keinginan tersebut dan dari sana kita mulai memanggil hukum terbesar di Alam Semesta dan itulah Hukum Ketertarikan”.
            Jadi dengan hukum ini, sebenarnya kita dapat menjadi apa yang paling kita pikirkan, dan kita juga menarik apa yang kita pikirkan. Tetapi bila kita melihat sesuatu yang tak diinginkan dan berkata “TIDAK” maka sebenarnya tidak membuat kita menjauh dari hal tersebut, sebaliknya kita menarik hal-hal tersebut lebih dekat dengan kita. Begitu juga saat kita mengeluh tentang buruknya sesuatu, ternyata itu dapat membuat menjadin lebih buruk.

Lalu di jelaskan juga bahwa kita harus berfokus apa yang kita ingin lakukan. Bila kita menarik hal positif berati kita telah menarik hal-hal yang positif lainya, tetapi bila menarik hal negatif maka hal-hal negatif lainya pun datang dan menarik kita kedalam hal negatif tersebut.

2.       How To Use The Secret (Bagaimana Menggunakan Rahasia)
Di chapter ini sebagai pembukanya di gambarkan tentang Aladin dan lampu-nya. Dimulai Aladin menemukan lampu ajaib dan membersihkan debu dari lampu tersebut lalu muncullah jin. Dan jin selalu mengatakan “Permintaanmu adalah tugasku.” Seperti yang biasa kita dengar dalam cerita ini ada 3 permintaan yang bisa dilakukan, tetapi jika kita telusuri kembali ternyata tidak ada batas apapun dengan keinginan.
Ada 3 proses kreatif:
1.       Ask (meminta)         : Kita harus meminta apa yang kita inginkan.
2.       Answer (jawaban)    : Kita harus meminta sebuah jawaban yang kita minta.
3.       Receive (menerima) : Kita harus selaras pada yang kita minta.
Di proses terakhir kita dapat merasakan saat-saat nya bahagia atau sukacita dengan yang kita inginkan, tetapi ada saat kita merasa putus asa, takut dan marah karena merasa tak sejalan. Disinilah kita diminta untuk berpikir berdasarkan bagaimana merasakannya dan menyatukan kedalam pengalaman atau bayangan kita.
Di chapter ini juga menjelaskan bahawa “Semesta menyukai kecepatan. Jadi jangan menunda, jangan buat pilihan kedua, jangan ragu bila ada kesempatan, ada dorongan dari hati kita, maka segera bertindaklah atau pilihlah.”
Ada Powerful Proceses (proses yang kuat):
1.       Gratitude : Bersyukur atas semua yang sudah dimiliki
2.       Visualize : Bayangkan apa yang kita inginkan, maka kita akan berusaha untuk mewujudkannya.
“IMAGINATION IS EVERYTHING. IT IS THE PREVIEW OF LIFES COMING ATTRACTIONS”
“IMAJINASI ADALAH SEGALANYA, ITU ADALAH TINJAUAN HIDUP YANG MENDATANGKAN TARIKAN”
Albert Einstein (1879-1955)
3.       The Secret of Money
Di chapter ini dijelaskan bagaimana cara kita untuk mendapatkan uang dengan dimula membayangkan dan membuat target berapa yang ingin kita dapatkan. Ada kutipan:
“ BILA KAU PUNYA INSPIRASI KAU HARUS PERCAYA DAN HARUS KAU LAKUKAN”

4.       The Secret of  Relationships
Di chapter ini menjelaskan bahwa setiap harapan yang ingin kita ciptakan akan terwujud dalam hidup kita. Seperti kita menggambarkan apa yang kita inginkan, dan hal ini kembali lagi kepada “law of attraction”.
“YOU ARE THE ONLY ONE WHO CREATES YOUR REALITY”
“Kamu sendiri yang ciptakan realitasmu”

5.       The Secret of Health
Di chapter ini bagaimana tubuh adalah hasil produk dari pikiran kita. Sejauh mana pikiran dan emosi sebenarnya menentukan fungsi tubuh kita.
Pikiran bahagia, menyebabkan lebih bahagia secara biokimia, sebuah kebahagian tubuh yang lebih sehat. Pikiran negatif, stres serius menurunkan kondisi tubuh dan fungsi otak. Karena pikiran dan emosi kita terus menyusun kembali reorganisasi, menciptakan tubuh kita.
“Man becomes what he thinks about.”
“Manusia menjadi apa yang ia pikirkan”
6.       The secret of world
Di chapter ini menjelaskan bahwa kita tak di sini untuk mendapatkan dunia yang kita inginkan, kita berada disini untuk menciptakan dunia di sekitar kita yang kita pilih, sementara kita membiarkan dunia yang lain memilih sendiri.

Minggu, 09 November 2014

PENGERTIAN ILMU SOSIAL DAN ILMU BUDAYA


1.      Pengertian ISBD
Sumber dari segala ilmu pengetahuan adalah filsafat (philosophia). Dari filsafat tersebut lahirlah 3 cabang ilmu pengetahuan, diantaranya:
§  Natural  science (ilmu ilmu alam meliputi fisika, kimia, biologi dll)
§  Social sciences (ilmu ilmu social meliputi: sejarah, politik, ekonomi dll.)
§  Humanities (ilmu ilmu budaya meliputi: bahasa, agama, kesenian dll)
Adapun ilmu social dinamakan demikian karena ilmu tersebut mengambil masyarakat atau kehidupan bersama sebagai objek yang dipelajarinya.
Objek social science adalah manusia, sedangkan untuk membedakan antara ilmu ilmu social adalah focus of interest (pusat perhatian).
Secara sederhana ISBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah ISBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang artinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu:
ü  Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah.
ü  Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.
ü  Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya daar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Ingngris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahas inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
2.      Tujuan Ilmu Sosial Budaya Dasar
Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut ISBD diharapkan dapat :
Ø  Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka
Ø  Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
Ø  Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
Ø  Menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.

3.      Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
v  Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya
v  Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam ISBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1)      Manusia dan cinta kasih
2)      Manusia dan Keindahan
3)      Manusia dan Penderitaan 
4)      Manusia dan Keadilan
5)      Manusia dan Pandangan hidup
6)      Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7)      Manusia dan kegelisahan
8)      Manusia dan harapan

4.      Fungsi ISBD
Memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala gejala social kebudayaan agar daya tanggap , persepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan social budaya dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungannya lebih besar.
5.      Visi ISBD
Berkembangnya mahasiswa sebagai manusia terpelajar yang kritis, peka dan arif dalam memehami keragaman dan kesederajatan manusia yang dilandasi nilai nilai estetika, etika dan moral dalam  kehidupan bermasyarakat.
6.      Misi ISBD
Memberikan landasan dan wawasan yang luas serta menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif pada mahasiswa untuk memahami keragaman dan kesederajatan manusia dalam kehidupan bermasyarakat selaku individu dan makhluk social yang beradab serta bertanggung jawab terhadap sumber daya dan lingkungannya.
7.      Kompetensi ISBD
Menjadi ilmuan dan professional yang berfikir kritis, kreatif, sistemik dan ilmiah, berwawasan luas, etis, estetis, serta memiliki apresiasi, kepekaan dan empati social , bersikap demokratis, berkeadaban serta ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah social budaya secara arif.
8.      Kompetensi MBB
Kompetensi MBB yang dituju ialah agar mahasiswa menguasai kemampuan berfikir rasional, berwawasan luas, berjiwa besar sebagai manusia intelektual beradab dan bermartabat yang bertanggung jawab terhadap :
§  Terwujudnya estetika, etika dan moral atau nilai nilai budaya bagi keteraturan, kebersamaa dan kesejahteraan hidup bermasyarakat.
§  Terpeliharanya sumber daya alam dan lingkungannya
Mengapa MBB-ISBD perlu diajarkan di perguruan tinggi umum????
a)    Landasan Historis
ü  Nenek moyang kita orang beragama, terbukti dengan peninggalan sejarahnya.
ü  Memiliki warisan budaya dan peradaban tinggi.
ü  Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah, cinta damai, toleran dan bergotong royong
b)   Landasan Filosofis
ü  Bangsa Indonesia memiliki falsafah
ü  Hidup pancasila
ü  Ketuhanan yang maha esa
ü  Kemanusiaan yang adil dan beradab
ü  Persatuan Indonesia
ü  Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
ü   Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia

c)      Landasan Yuridis Formal
ü  UUD 1945 pasal 30, 31
ü  UU no 20 tahun 2003 tentang sisdiknas
ü  Kep mendiknas  no 232/U/2000 dan No 045/U/2002 tentang kurikulum inti

d)     Landasan Pedagogis
ü  Mewujukan manusia Indonesia seutuhnya
ü  Kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat perlu adanya pewarisan pengetahuan, nilai religi, dan social budaya.
ü  Dalam pergaulan global perlu mempertahankan jati diri sebagai bangsa yang beragama, berdaulat dan bernegara
Ilmu budaya adalah suatu ilmu pengetahuan mengenai aspek aspek yang paling mendasar dalam kehidupan manusia sebagai makhluk berbudaya. Dan masalah masalah yang menyertainya disebut HOMOHUMANUS.
Pendidikan Nasioanal
Tujuan dari pendidikan nasional ialah berkembangnya potensipeserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, ber akhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Dalam UU NO 20 TAHUN 2003, fungsi dari pendidikan nasional ialah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta  peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Source:
Edited by: Septi Ayu Windani